Tampilkan postingan dengan label kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kajian. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Maret 2011

BINAUL IZZAH

Binaul Izzah artinya ialah membangun kemuliaan, izzah dalam Islam dapat dibagi 3 golongan yaitu :
I ) Dilihat dari kemanusiaan : yaitu izzah dilihat dari faktor kemanusiaannya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi :
a. At-takrim : yaitu penghormatan, pengehormatan kepada Allah, orang lain dan diri sendiri bahkan toleransi kepada umat lain dengan cara menghormatinya
b. At-tafdiil : yaitu diutamakan, kelebihan pada diri seseorang akan keahliannya dan manfaatnya bagi manusia yang lain akan menjadikan manusia tersebut lebih utama dari pada yang lain
c. At-tassahir : yaitu ditundukkan, dalam arti ini manusia seharusnya tunduk pada hukum yang berlaku sesuai ajaran syariat Islam dengan begitu semua sistem yang ada akan berjalan dengan baik
d. Al-amanah : yaitu dapat dipercaya, dalam hal ini ketakwaan yang sangat mempengaruhi karna seorang yang amanah pasti orang yang memiliki tingkat ketawaan yang baik kepada Allah.

dari ke-empat faktor tersebut dapat membangun kemulian seorang manusia.

II ) Fardul Muslim yaitu pribadi muslim itu sendiri, dalam Islam adanya aqidah Islam, dengan adanya aqidah Islam manusia akan melaksanakan ibadah sesuai dengan aqidah dan syariat Islam dan bagi orang yang beribadah dapat disebut orang yang bertakawa  yang akan menjadikan manusia tersebut mendapatkan kemuliaan Islam

III ) Umat Islamiyah , yaitu umat yang berpedoman kepada ajaran Islam dilihat dari beberapa faktor yang mempengaruhi :
a. Al-iman : yaitu hal yang memperkuat antar umat
b. As-siddiq : yaitu hal yang akam membuat orang merasa aman 
c. Asy-syiqoh : yaitu orang percaya dan orang tidak akan ragu
d. Al-walak : yaitu mempunyai loyalitas 
e. At-tho'at : yaitu kepatuhan terhadap hukum-hukum yang diimplikasikan pada kehidupan sehari-hari
f. Al-iltizam : yaitu mempunyai komitmen terhadap kemaslahatan umat
g. Al-harokah : yaitu mempunyai aktivitas / kerja tidak stagnan dan terus berbenah diri
h. Al-quwwah : yaitu mempunyai kekuatan yang memiliki pengaruh kepada umat

jika suatu umat memiliki faktor-faktor tersebut maka umat itu insyaallah memiliki kemuliaan umat.


Selasa, 08 Maret 2011

PROBLEMATIKA UMAT MASA KINI

Problematika Umat Islam Masa Kini adalah terletak pada keterbelakangannya umat muslim. sebab-sebab keterbelakangannya umat muslim ada 2 faktor yaitu faktor intern dan ekstern.
I.Faktor intern ialah faktor dari dalam umat muslim sendiri, yang dipengaruhi beberapa faktor yaitu:
a). Jauh dari kitab Allah dan Sunnah Rosul yaitu umat muslim tidak menjalankan perintah-perintah Allah yang tercantum pada kitab-Nya yaitu Al-Qur'an dan umat muslim juga tidak mencontoh suri tauladan umat Islam yang merupakan pengaplikasian dari Al-Qur'an yaitu cara hidup Nabi Muhammad S.A.W yang terangkum dalam hadist-hadist yang ditulis oleh para sahabat Rosul.
b).Minder atau tidak percaya dengan ajaran Islam. seakan-akan ajaran Islam tidak sesuai dengan zaman, apalagi menurut anak muda zaman sekarang "ga gaul kalo gitu" agama Islam adalah rahmatan lil alamin dan diperuntukan sampai akhir zaman, jika kita umat Islam percaya diri dengan ajarannya, insyaallah umat islam tidak terbelakang seperti sekarang ini dibidang apa pun, baik dibidang ilmu pendidikan, informatika, teknik dan sebagainya.
c).Tidak punya dasar, yaitu tiap apa yang dilakukanya tidak didasari pengetahuan, jadi apa-apa yang di lakukan tidak tahu apa dasarnya dalam arti ikut-ikutan, mana yang baik untuk agama dan yang tidak baik tidak bisa memilahnya.
d). Pecah belah, yaitu umat Islam sendiri tidak bersatu dan lebih senang berkelompok-kelompok dan lebih membanggakan kelompoknya masing-masing dari pada menjaga ukhwah islamiyah
e). Tertinggal perkembangan zaman, dalam arti umat Islam tidak punya daya tawar dalam pencaturan dunia saat ini, umat islam bukannya menjadi pembuat keputusan tapi malah menjadi pelaksana keputusan yang kebanyakan dikuasai oleh orang-orang non islam

II. Faktor ekstern yaitu faktor yang datangnya dari luar umat Islam ataupun musuh umat islam, adapun faktornya sebagai berikut :
a).Perang militer , yaitu perang yang targetnya adalah fisik umat Islam:
1.Pembunuhan kepada umat Islam             
2.Penyiksaan kepada umat Islam
3.Dipenjarakannya umat Islam
4.Pengusiran terhadap umat Islam

b).Perang mental, yaitu perang yang ditargetkan pada moralitas umat Islam :
1.Melalui media-media atau isu-isu bahwa umat Islam merupakan radikal yang harus ditakuti
2. Melalui media-media atau membuat opini bahwa umat Islam berbahaya sehingga harus dimusuhi
3.Melalui berita-berita atau pencitraan yang jelek pada umat Islam agar umat Islam dibenci

c).Cuci otak, yaitu perang yang ditargetkan pada akal dan akhlak umat Islam:
1.membuat propaganda dan menyebarkan opini-opini buruk sehingga umat Islam sendiri ragu-ragu akan agamanya sendiri
2.westernisasi, yaitu merubah pedoman umat Islam dari kitab Allah dan Sunnah Rosul ke gaya hidup orang barat ( yahudi dan nasrani ) yang tidak memilik norma ataupun kebaikan

Ketiga fiaktor ekstern tersebut tujuan akhirnya ialah agar umat Islam baik secara langsung ataupun tidak langsung akan mengikuti ajaran mereka. jadi problematika umat Islam ialah jarak antara ajaran Islam yang sesuai tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah Rosul dengan realita yang ada sekarang. seberapa jauh jarak itu tergantung pribadi masing-masing. untuk memperpendek jarak atau menyamakannya, mari kita kembali mengikuti ajaran Islam secara kaffah. dan di masyarakat Bangkalan sendiri sudah sangat jaut jarak tersebut. yang dahulunya Bangkalan adalah gudangnya santri sehingga masyarakatnya kuat Islamnya, tapi realita sekarang berbeda sekali anak-anak muda zaman sekarang enggan masuk pesantren, orang tua mereka lebih mementingkan pendidikan umum dari pada pendidikan agama. sehingga gaya hidup anak muda Bangkalan saat ini jauh dari kata islam.semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua, amin

Selasa, 18 Januari 2011

MA'RIFATULLAH

Ma'rifatullah artinya mengenal Allah. cara kita mengenal Allah ada 2 cara yaitu dengan ayat qouliyah dan kauniyah. ayat qouliyah ialah firman-firman Allah yang termaktub dalam ayat-ayat suci Al-Qur'an. sedangkan ayat kauniyah ialah segala citptaan Allah di seluruh alam semesta ini. Ma'rifatullah dibagi menjadi 3 : pertama rububiyah yaitu Allah bersifat aktif, kedua malikiyah yaitu allah bersifat penguasa, ketiga uluhiyah yaitu Allah bersifat pasif. rububiyah atau Allah bersifat aktif mempunyai maksud sebagai pencipta , pemberi rezeki dan pemilik. sedangkan Allah bersifat penguasa sebagai yang ditaati memiliki wewenang penuh, legalitas/menentukan, loyalitas. Allah bersifat uluhiyah atau pasif ialah Allah bersifat ketuhanan yang wajib di abdi. Allah menciptakan seluruh alam semesta dengan segala kekuasaannya dan mengatur semua yang ada di alam semesta ini serta memberi rizik apa-apa yang ada dalam semestan ini. dan Allah adalah pemilik tunggal dari apa yang ada di alam semesta ini. jadi harta, istri, orang tuah dan lain sebagainya adalah titipan Allah yang kapan pun Allah mau akan diambilnya. karna Allah sebagai penguasa mempunya kewengangan dalam hal itu. dan Allah berhak menentukan apapun yang terjadi di alam semesta ini dan Allah bersifat Loyal kepada hambanya yang taat. Allah lah yang berhak kita tuhankan karna tiada tuhan selain Allah dan tiada sekutu baginya dan hanya Allah lah tempat kita mengabdi. semoga tulisan ini bermanfaat bagi saya pribadi dan bagi pembaca sekalian. wassalam...

MAIYATULLAH

Maiyatullah artinya Bersama Allah, Maiyatullah dibagi menjadi 2, yaitu umum dan khusus. Maiyatullah dalam arti umum ialah Allah bersama kita tanpa adanya syarat. sedangkan Maiyatullah dalam arti khusus ialah Allah bersama kira dengan adanya syarat. Allah bersama kita tanpa memberi syarat ialah bersifat mutlak. yaitu Allah mengawasi dan berbuat baik kepada semua makhluknya tanpa melihat hambanya kafir atau muslim. dengan adanya pengawasan dari Allah dan Allah berbuat baik kepada semua makhluknya akan mendorong kesadaran kita sebagai seorang hamba taat kepada Allah. sedangkan Allah bersama kita dengan adanya syarat-syarat tertentu ialah dengan keimanan dan amal sholeh kita yang akan mendatangkan pertolongan Allah dimanapun, kapanpun dan kondisi apapun. tapi kadang manusia hanya beriman saja tapi tidak mengerjakan amal sholeh atau sebaliknya mengerjakan kebaikan tapi tidak beriman kepada Allah. maka pertolongan Allah belum datang kepadanya. atau mengerjakan keduanya tapi tidak didasari dengan niat dan ikhlas serta sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW. itulah sebabnya kadang orang bertanya-tanya kenapa saya sudah beriman dan berbuat baik tapi pertolongan Allah belum datang juga? mungkin ada yang salah dari niat , cara dan keikhlasannya. dari bagian umum dan khusus di atas keduanya akan mendapatkan kemenangan pada akhirnya jika semua syarat telah terpenuhi. ini juga sebagai pelajaran bagi negeri kita yang silih berganti ditimpa bencana. apa yang salah dari negeri kita? apa yang salah dari pemimpin kita? apa yang salah dari masyarakat kita? apa yang salah dengan keluarga kita? apa yang salah dari diri kita? mari kita semua tingkatkan keimanan dan memperbanyak amal sholeh sehingga Allah senantiasa bersama kita dan tidak henti hentinya Allah memberi pertolongan kepada kita. semoga tulisan ini bermanfaat buat kta semua, amien..

Rabu, 29 Desember 2010

ADAT SUAP CPNS BANGKALAN

Suap Menyuap Di Bangkalan sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Bangkalan, akhir-akhir ini dengan dibukanya lowongan CPNS di Bangkalan adalah ladang subur bagi para Oknum Pemerintah Bangkalan yang menggantungkan nasibnya dari hasil suap. padahal mereka semua adalah muslim tapi masih melakukan perbuatan suap menyuap. Diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abu Hurairah. Beliau berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Allah melaknat penyuap dan orang yang menerima suap dalam urusan pemerintahan". Imam At Tirmidzi meriwayatkan dari Abdullah Bin Umar. Beliau berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Allah melaknat penyuap dan orang yang menerima suap". Imam Ahmad meriwayatkan dari Tsauban: "Rasulullah SAW melaknat penyuap dan orang yang menerima suap serta perantara antara keduanya". Suap adalah harta yang diperoleh karena terselesaikannya suatu kepentingan manusia (baik untuk memperoleh keuntungan maupun untuk mengindari kemudaratan) yang semestinya harus terselesaikan tanpa imbalan. Suap hampir sama dengan upah (gaji). Namun keduanya jelas-jelas berbeda. Upah diperoleh sebagai imbalan atas terlaksananya pekerjaan tertentu (yang semestinya) tidak harus dilaksanakan sedangkan suap, adalah imbalan atas terlaksananya pekerjaan tertentu (yang semestinya) wajib dilaksanakan tanpa imbalan apapun dari orang yang terpenuhi kepentingannya. Kadang-kadang suap dapat berupa imbalan atas terlaksananya perbuatan yang semestinya wajib dilaksanakan tanpa imbalan dari pihak memintanya. Kadang-kadang juga berupa imbalan agar tidak melaksanakan pekerjaan yang semestinya wajib dilaksanakan


Suap yang diharamkan bukan hanya suap yang dilakukan kepada penguasa, atau pegawai, atau pimpinan saja. Melainkan semua bentuk suap tetap haram, sekalipun kepada tukang sampah. Suap yang diberikan kepada polisi agar terhindar dari ancaman bahaya, sama seperti praktek suap kepada pen guasa, yang diharamkan oleh nash. Suap kepada direktur sebuah PT agar bisa bekerja di instansi tersebut, atau agar ia tidak dipecat dari instansinya sama seperti suap (yang dilakukan) kepada penarik pajak, semuanya haram. Suap kepada seorang mandor agar meringankan tugas si penyuap, sama saja seperti suap kepada seorang buruh (pedagang) agar memilihkan barang-barang yang bagus untuk si penyuap semuanya haram. Suap yang diberikan oleh pegawai percetakan karena ia lalai terhadap pemilik percetakan dan agar pekerjaannya (dianggap) baik adalah sama seperti suap yang dilakukan kepada petugas PLN sebagai imbalan agar dia mendahulukan pekerjaannya untuk si penyuap tadi semuanya haram. Semua itu adalah praktek suap dan semua praktek suap diharamkan. Karena harta itu diperoleh sebagai imbalan untuk menunaikan kepentingan yang semestinya wajib ditunaikan tanpa imbalan dari pihak yang berkepentingan.


moga tulisan ini menjadi pengingat bagi yang suka suap menyuap ataupun bagi yang belum pernah melakukan suap agar jangan sampai melakukan hal yang diharamkan allah ini

Sabtu, 11 Desember 2010

MAKNA SYAHADAT

             MAKNA SYAHADAT ADALAH IKRAR. Kita sebagai ummat muslim pasti setiap hari melafalkannya, tapi apakah kita sudah mengetahui MAKNA SYAHADAT yang kita baca atau hanya terucap di mulut saja tanpa meresap ke hati dan mengamalkannya? MAKNA SYAHADAT ialah ikrar bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah. Konsekwensinya adalah kita menjalankan perintah dan menjahui laranganNya, peraturan-peraturan Allah tercantum dalam Al-Qur'an Dan Nabi Muhammad sebagai contoh teladannya, bagaimana kita mematuhi peraturan-peraturan dan menjahui larangannya kalau kita sendiri tidak tahu apa saja yang diperintah Allah dan yang dilarangnya? jadi kita harus membaca Al-Qur'an dan memahaminya sehingga kita dapat lebih mengenal Allah, tak kenal maka tak sayang begitukan? sedangkan untuk mengenal Nabi Muhammad yang merupakan teladan kita karna beliau tidak bergerak melainkan dibimbing oleh Allah dengan wahyuNya. Perilaku Nabi Muhammad selama hidup terdapat di hadist-hadist, jadi kita selain harus membaca Al-Qur'an kita haru membaca hadist-hadist nabi, dengan mengetahui siapa itu Tuhan kita dan siapa Nabi kita akan timbul rasa cinta di hati kita, dengan adanya cinta ini kita tidak akan merasa berat melakukan apa yang diperintah oleh Allah dan menjahui laranganNya. Jika perasaan cinta sudah tertanam dalam diri kita, kita tidak akan mengutamakan yang lain selain perintah Allah dan RosulNya. karna kita sudah memahami siapa Allah dan RosulNnya ? dan telah tumbuh rasa cinta pada keduanya melebihi cinta pada diri sendiri dan yang lainnya, maka akan timbul rasa ridho. ridho sendiri secara arti adalah rela, yakni rela dengan Allah adalah Tuhan kita, Nabi Muhammad sebagai Rosulullah dan Islam agama kita. dengan hal diatas akan muncul shibghatallah (warna Allah) dalam arti apa-apa yang kita lakukan akan mencerminkan akhlak-akhlak Al-Qur'an dan Hadist Nabi yang akan tertuang pada hati , akal dan amalan kita yang akan timbulnya perubahan pada diri kita, yang dahulu masih gelap gulita menjadi terang benderang, atau yang dahulu menganut suka berbuat kenistaan, kedzaliman, dll. sekarang berubah shaleh dan baik ahlaknya. Itulah makna syahadat secara keseluruhan. semoga tulisan saya ini bermanfaat bagi saya diri saya pribadi pada khususnya dan juga bermanfaat bagi pembaca sekalian 

Sabtu, 04 Desember 2010

CEWEK ABG BANGKALAN SEKARANG

            Cewek ABG Bangkalan  sekarang sudah tampil modis tidak seperti zaman dulu yang masih yang masih katrok , ndeso ( itu sih kata tukul ^,^ ) tapi tampilan modis apakah harus melepas peraturan-peraturan agama? sangat disayangkan justru ABG Bangkalan  sekarang sudah tidak memikirkan apa penampilan mereka masih dalam koridor Islam atau tidak? kebanyakan mereka berkata "yang penting gaul, ah jangan sok suci lu" itulah perkataan  gaul yang mereka pelajari di zaman modern ini yang tanpa didasari ilmu agama, mayoritas semua orang Bangkalan  adalah beragama islam, sungguh beruntung kita lahir di tengah-tengah lingkungan islam, bagaimana kalau kita terlahir dalam keluarga non-islam ? apakah kita akan memeluk agama islam seperti sekarang? kita harus bersyukur terlahir dalam lingkungan agama islam sehingga kita sekarang beragama islam ( formalitas di KTP ) sekarang para ABG berbondong-bondong meninggalkan ajaran islam, mereka lebih senang dengan kehidupan hedonisme yang berkiblat pada budaya barat. Minuman keras, judi, seks bebas itulah hoby mereka. dan sekarang para ABG dengan bangga meninggalkan budaya ketimuran yang penuh sopan santun, tata krama dan agamis dalam balutan kata " gaul ". sedangkan di dunia barat sendiri sedang terjadi perubahan yang sangat besar. Orang-orang barat berbondong-bondong masuk islam dalam lingkungan islamphobia, sungguh penuh perjuangan untuk melakukan syariat islam, terutama bagi para muslimah, karna di dunia barat sebagian negara tidak memperbolehkan warga negaranya memakai jilbab ataupun burgu ( cadar ) tapi mereka mempertaruhkan nyawa dalam menegakkan syariat islam, bahkan kebanyakan dari mereka adalah muallaf. bandingkan dengan apa yang terjadi di Bangkalan, para muslimah serasa enggan menggunakan jilbab, apalagi burgu ( cadar ) malah dibilang yang bukan-bukan, sunggu miris sekali masyarakat Bangkalan sekarang, mereka ini bodoh atau tidak tahu syariat islam? kalau pintar mengapa mereka tidak tahu syariat yang ada pada agama mereka ? dan kalau mereka tahu kenapa mereka tidak melaksanakan perintah agamanya, bukannya mereka telah bersyahadat dan meyakini adanya rukun iman, sedangkan tata cara hidup kita telah tercantum dalam al-qur'an dan hadist tapi masih saja mereka menjahui jalan hidup yang benar, mereka lebih senang dengan kenikmatan sesaat di dunia yang fana ini. moga generasi penerus lebih baik lagi dari pada zaman sekarang yang serasa sudah semakin parah ini. Dan perubahan tidak begitu saja terjadi, butuh proses , waktu dan tenaga untuk mengembalikan ABG kita hidup dalam balutan ajaran agama islam yang lurus. Semoga tulisan ini menjadi i'tibar bagi saya pribadi dan semua yang membaca, amin.....   

Senin, 22 November 2010

Iman Dan Ilmu

Allah Akan Meninggikan Orang-Orang Yang Beriman Diantaramu Dan Orang-Orang Yang Diberi Ilmu Pengetahuan Beberapa Derajat


Iman secara arti adalah meyakini, dan Ilmu adalah sebagai alat untuk menjalankan Iman. apabila Imannya kuat insyaallah Ilmunya bermanfaat. Di zaman sekarang antar iman dan ilmu sudah banyak yang salah mana yang seharusnya di dahulukan.Dengan semakin banyaknya kebutuhan hidup di zaman sekarang ini banyak orang tua yang ingin anaknya mempunyai karir yang bagus sehingga menjadi orang yang dibilang sukses. Tapi kadang kala para orang tua lupa bahwa yang sebenarnya harus diutamakan untuk anak mereka adalah Iman. mereka para orang tua berlomba-lomba menyekolahkan anak mereka pada sekolah-sekolah favorit bahkan yang berlevel international, kalu perlu ikut kursus-kursus demi meningkatkan prestasi anak, tapi gimana nasib keimanan anak-anak mereka? begitu kering hati mereka akan pelajaran agama. dimana pelajaran agama di taruh paling belakang dalam nomer urut bidang mata pelajaran mereka yang seminggu   saja mungkin hanya 1jam pelajaran. beda dengan mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, Ekonomi, dll. sungguh miris bangsa kita ini, pendidikan di negara kita manyoritas lebih mengedepankan akademik dari pada agama, kita bisa melihat hasil cetakan dari program pendidikan negeri ini, dengan banyaknya orang pintar yang tidak mempunyai iman, bukannya membantu rakyat malah menyengsarakan rakyat, para koruptor-koruptor adalah mayoritas orang pintar tapi sangat kering keimananya, akankah model pendidikan seperti ini dipertahankan? jadi untuk calon orang tua, atau yang sudah menjadi orang tua arahkanlah anak-anak kita pada pendidikan yang tidak melupakan pelajaran tentang keimanan, alangkah tentramnya bangsa ini kalau dipegang oleh orang-orang yang beriman serta berilmu dalam bidangnya masing-masing.